Rabu, 25 November 2020

STOP GALAU

Jangan Galau

Bpk ibu, sdr, sdri yang dikasihi oleh Tuhan Yesus Kristus, data resmi dari Kemenkes RI mengenai Perkembangan Covid-19 di Indonesia update tanggal 30 Maret 2020.  Provinsi kita Provinsi Bangka Belitung adalah Provinsi yang ke 31 dalam sebaran kasus Covid-19 di Indonesia.  

Mendengar hal ini, jujur saja mungkin di antara kita menjadi galau ?  galau itu bukanlah, “Gaya mengikuti Andy lau.  Galau itu juga bukanlah, “gangguan antara lapar dan utang.  Galau devinisi yang benar menurut KBBI ialah, “Pikiran kacau, atau pikiran yang tidak karuan.”  Galau merupakan perasaan dan pikiran tidak tenang, dan gelisah yang di sebabkan karena menghadapi masalah dan beban pikiran.  Dan pastinya akan mempengaruhi kesehatan fisik kita Salah satunya yaitu kepikunan.  

Menurut Direktur Eksekutif Alzheimer Indonesia (ALZI) DY Suharya memperingatkan masyarakat bahwa galau bisa menyebabkan sakit yang diawali dengan kepikunan, yakni alzheimer.

Galau itu negatif saudara.  Bila saudara terus menerus memendam rasa galau hanya akan mempengaruhi suasa hati dan pikiran lebih buruk lagi. Pada saat ini saya bukan hendak menggurui sidang jemaat Tuhan, saya pun bukanlah sudah expert dalam hal ini.  Namun saya hendak berbagi kebenaran Firman Tuhan kepada saudara.  Sebuah tips, supaya kita tidak galau.

Kita akan buka Alkitab dan kita akan membaca sama-sama di dalam kitab Yeremia 33:1-3.  Saya percaya pagi hari ini, firman Tuhan pasti akan memberkati kita.  Saudara sudah dapat, mari kita baca bersama-sama, dalam hitungan yang ketiga : satu, dua, tiga. 

“Yeremia 33:1-3, Datanglah firman TUHAN untuk kedua kalinya kepada Yeremia, ketika ia masih terkurung di pelataran penjagaan itu, bunyinya: "Beginilah firman TUHAN, yang telah menjadikan bumi dengan membentuknya dan menegakkannya--TUHAN ialah nama-Nya--: Berserulah kepada-Ku, maka Aku akan menjawab engkau dan akan memberitahukan kepadamu hal-hal yang besar dan yang tidak terpahami, yakni hal-hal yang tidak kauketahui."  amin

Teks ini dalam sebuah judul : Janji pemulihan keadilan Yerusalem dan Yudea.  Di dalam ayat satu,  Dikatakan bahwa “Firman Tuhan itu datang kepada Nabi Yeremia ketika, Yeremia terkurung di pelataran penjagaan.  

Ribuan tahun yang lalu, Allah sudah memberikan sebuah tips dalam teks ini kepada kita supaya kita tidak menjadi galau :  tips nya adalah.

Berseru kepada Allah.

Berseru kepada Allah artinya mencurahkan isi hati kepada Allah. Ngobrol dg Allah.  Komunikasi dg Allah.  Allah tahu bagaimana rasanya masuk dalam sebuah tempat yang terkurung di dalam pelataran penjagaan.  Karena Allah kita turut merasakan apa yang di rasakan oleh Yeremia pada saat terkurung

Walaupun demikian, Allah berfirman kepada Nabi Yeremia, supaya nabi Yeremia berseru kepada-Nya.  Curhat kepada-Nya.  Allah tahu, mungkin nabi Yeremia pada saat itu sedang galau.

Seorang Psikolog pernah mengatakan, “Ketika seseorang yang sedang galau berdiam di dalam hati dan tidak di keluarkan, maka orang itu akan lebih sensitif dan mudah marah.” 

Di tengah situasi pandemik virus covid-19 ini, hari hari ini mungkin kita sedang galau.  Belajar dari rumah sdh hampir 3 minggu, bekerja dari rumah, jangan kemana-mana bila tidak penting dan mendesak.  Galau karena saat ini kita merasa “terpaksa” untuk menyesuaikan diri dg “kondisi yang baru’  namun hari ini Firman Tuhan datang kepada kita, “Berserulah kepada-Ku, maka Aku akan menjawab engkau dan akan memberitahukan kepadamu hal-hal yang besar dan yang tidak terpahami, yakni hal-hal yang tidak kau ketahui.

Allah kita luar biasa.  Firman-Nya luar biasa.  Allah tidak mau meninggalkan kita sendirian.  Allah tidak mau kita menanggung beban sendirian.  Allah ingin terus membimbing kita dalam suka maupun duka.  Dan firman-Nya itu, perkataan-Nya itu akan selalu di katakan-Nya kepada kita.  Amin.

Allah tidak mau kita galau.  Atau galau yang berkepanjangan.  Pada saat kita galau, mari ngobrolah dengan-Nya. Curhatlah kepada-Nya, luapkanlah kekesalan mu kepada-Nya, luapkanlah amarahmu, salurkanlah rasa galau itu melalui doa kepada Allah.  Saya percaya hal itu akan membuat kita lega, mengubah suasana hati kita.  Jangan Galau, Stop  Galau. Amin.  Demikianlah Firman yang bisa saya bagikan pada pagi hari ini.  Sampai berjumpa kembali di dalam program yang sama. 

Tuhan Yesus memberkati.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

I'm back again

Saya mau mohon maaf kepada pembaca blog ini karena dalam beberapa waktu saya tidak menulis apa-apa disini.  Bulan akhir Desember 2020 lalu a...