Kamis, 26 November 2020

7 PERKATAAN “AKULAH” dalam Kitab Injil Yohanes


Kata “Akulah”  adalah perkataan Yesus sendiri tentang diri-Nya.  Kita melihat saat ini dalam masa pandemi ini, MENGAPA KITA MENGANGKAT TEMA PADA RENUNGAN HARI INI ?  Dalam masa pandemi ini, pembatasan sosial pada masa ini sangat mempengaruhi hidup kita dalam berbagai aspek.  Tidak hanya aspek fisik dan finansial, namun juga mempengaruhi aspek emosional bahkan aspek spiritual kita.

Di tengah kondisi yang sulit ini, banyak orang lebih dikuasai oleh ketakutan dan mencari berbagai jalan keluar sendiri, kemudian menjadi LUPA akan kesanggupan Tuhan mengendalikan setiap situasi.  Pada hari ini, kita akan diingatkan lagi bahwa Tuhan mau menyatakan Diri-Nya kepada umat-Nya tentang siapa Dia dan karya-Nya.

Seperti halnya Allah menyatakan diri-Nya kepada Musa, yang pada saat itu adalah seorang pelarian dari Mesir, dan Allah mengutus Musa kepada umat-Nya untuk menyatakan Diri-Nya kepada umat yang sedang dalam perbudakan, demikian juga pada hari ini kita akan diingatkan oleh perkataan Tuhan Yesus dalam Injil Yohanes tentang diri-Nya kepada murid-murid-Nya dan orang banyak, dan saat ini kepada kita. 

Kita akan mencermati satu-persatu perkataan Yesus.  Yang pertama dalam Injil Yohanes 6:35, Tuhan Yesus berkata “Akulah roti hidup” roti berbicara tentang hal makanan. Salah satu kebutuhan dasar manusia adalah makan.  Tuhan Yesus berbicara tentang kebutuhan dasar manusia dan menyatakan bahwa Dia adalah roti hidup yang turun dari sorga.  Untuk sekedar memenuhi kebutuhan jasmani kita/makan kita, sudah pasti Tuhan Yesus sanggup. Seperti Dia sanggup memberi makan 5 ribu orang laki-laki dengan bermodalkan 5 roti dan 2 ikan.  Akan tetapi, Tuhan Yesus mau membawa kita menyadari kebutuhan batiniah kita, yang hanya bisa diisi/ “dikenyangkan” oleh Tuhan sendiri.  Pada masa sulit sekarang adalah waktu yang terbaik untuk kita menyadari adanya kelaparan rohani dalam diri kita yang hanya Yesuslah lah, persekutuan dengan Yesus saja membuat rohani kita hidup.

Yesuslah Tuhan atas semua pemenuhan kebutuhan kita, tidak hanya sekedar kebutuhan jasmani, tetapi juga kebutuhan jiwa dan roh kita yang mendatangkan hidup bagi kita yang percaya, yang tidak bisa dibeli dengan uang.   Amin Tuhan Yesus memberkati.

 




Tidak ada komentar:

Posting Komentar

I'm back again

Saya mau mohon maaf kepada pembaca blog ini karena dalam beberapa waktu saya tidak menulis apa-apa disini.  Bulan akhir Desember 2020 lalu a...