
Dalam injil Yohanes 8:12 berkata, “Maka Yesus berkata pula kepada orang banyak, katanya: Akulah terang dunia; barangsiapa yang mengikut Aku, ia tidak akan berjalan dalam kegelapan melainkan ia akan mempunyai terang hidup.” Dan di dalam Injil Yohanes 9:5 berkata, “Selama Aku di dalam dunia, Akulah terang dunia.” Perkataan Yesus yang kedua dalam kitab injil ini ialah “Akulah terang dunia.”
Sejak manusia pertama (Adam) jatuh ke dalam dosa, kecendrungan manusia hidup di dalam kegelapan karena dosa. Dosa menggelapkan pikiran manusia serta memberi potensi keragu-raguan bahkan ketidak percayaan kepada Tuhan. Banyak orang mencari “pencerahan” dengan berbagai cara karena semua masalah / penderitaan dan dosa, tetapi Yesus mengatakan bahwa Dia lah terang itu. Dia adalah Tuhan yang mengetahui segala sesuatu jauh melebihi semua pemikiran manusia. Dan Dia pun tidak menilai menurut lensa manusia.
Ketidakpercayaan kita kepada Tuhan Yesus membawa kita kepada kematian dalam kegelapan dosa. Karena itu percayalah kepada Yesus, maka pikiran kita tidak lagi di dalam kegelapan melainkan di dalam kehidupan. Sebab Dialah (Tuhan Yesus) terang itu yang akan meluruskan jalan kita sesuai yang tertulis di dalam Amsal 3 : 5-6, “Percayalah kepada Tuhan dengan segenap hatimu, dan janganlah bersandar kepada pengertian mu sendiri. Akuilah Dia dalam segala lakumu, maka Ia akan meluruskan jalanmu.”
Karena itu hiduplah selalu di dalam terang itu karena kita adalah anak-anak terang itu (Efesus 5:10). Amin
Tidak ada komentar:
Posting Komentar